<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Wawankardiyanto&#039;s Weblog</title>
	<atom:link href="http://wawankardiyanto.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com</link>
	<description>every thing to knowing (BACALAH dengan menyebut Tuhanmu!)</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 05:47:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di MANUSIA MAKHLUK SEMPURNA oleh DARMANSYAH</title>
		<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com/2009/10/07/manusia-dan-alam-semesta-2/#comment-302</link>
		<dc:creator>DARMANSYAH</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 05:47:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wawankardiyanto.wordpress.com/?p=166#comment-302</guid>
		<description>YYA MEMNG BENAR MANUSIA MAKHLUK YANG PLG SEMPURNA TAPI DALAM BENTUK PENCIPTAANNYA TAPI MANUSIA KADANG KALA BISA JADI MAKHLUK YANG LBH HINA JIKA TIDAK MAMPU MENFUNGSIKAN AKALNYA SESUAI DENGAN RIIL KHIDUPAN YANG TELAH DI ATUR OLEH TUHAN SECARA JELAS DALAM ALQUR&#039;AN</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>YYA MEMNG BENAR MANUSIA MAKHLUK YANG PLG SEMPURNA TAPI DALAM BENTUK PENCIPTAANNYA TAPI MANUSIA KADANG KALA BISA JADI MAKHLUK YANG LBH HINA JIKA TIDAK MAMPU MENFUNGSIKAN AKALNYA SESUAI DENGAN RIIL KHIDUPAN YANG TELAH DI ATUR OLEH TUHAN SECARA JELAS DALAM ALQUR&#8217;AN</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MANUSIA MAKHLUK SEMPURNA oleh wawankardiyanto</title>
		<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com/2009/10/07/manusia-dan-alam-semesta-2/#comment-301</link>
		<dc:creator>wawankardiyanto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 02:14:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wawankardiyanto.wordpress.com/?p=166#comment-301</guid>
		<description>klo saya udah mencoba aktion di sini: http://www.facebook.com/home.php#/group.php?gid=66648649108

silahkan bergabung..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>klo saya udah mencoba aktion di sini: <a href="http://www.facebook.com/home.php#/group.php?gid=66648649108" rel="nofollow">http://www.facebook.com/home.php#/group.php?gid=66648649108</a></p>
<p>silahkan bergabung..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PENDIDIKAN PLURALIS DAN ISLAM oleh Sahabat</title>
		<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com/2009/10/24/pendidikan-pluralis-dan-islam/#comment-300</link>
		<dc:creator>Sahabat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 03:56:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wawankardiyanto.wordpress.com/?p=196#comment-300</guid>
		<description>Dear Wawan,

No problem,
Yang penting &quot;lentera abadi&quot; masih tetap menjadi navigator kita, untuk mendapatkan &quot;happiness&quot; kita.

Be Positive</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Wawan,</p>
<p>No problem,<br />
Yang penting &#8220;lentera abadi&#8221; masih tetap menjadi navigator kita, untuk mendapatkan &#8220;happiness&#8221; kita.</p>
<p>Be Positive</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PENDIDIKAN PLURALIS DAN ISLAM oleh wawankardiyanto</title>
		<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com/2009/10/24/pendidikan-pluralis-dan-islam/#comment-299</link>
		<dc:creator>wawankardiyanto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 02:22:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wawankardiyanto.wordpress.com/?p=196#comment-299</guid>
		<description>........beautifuly 
tapi saya lebih suka yang seimbang. Badan dan jiwa adalah satu kesatuan yang sinergis, yang keduanya mesti mendapatkan spirit sesuai porsinya masing2.. hehe...........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;&#8230;..beautifuly<br />
tapi saya lebih suka yang seimbang. Badan dan jiwa adalah satu kesatuan yang sinergis, yang keduanya mesti mendapatkan spirit sesuai porsinya masing2.. hehe&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PENDIDIKAN PLURALIS DAN ISLAM oleh Sahabat</title>
		<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com/2009/10/24/pendidikan-pluralis-dan-islam/#comment-298</link>
		<dc:creator>Sahabat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 00:56:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wawankardiyanto.wordpress.com/?p=196#comment-298</guid>
		<description>Dear Wawan,


Hiiiiiii.......,
Badan memakai baju, karena malu kalau terlihat dirinya telanjang ?  Ini bukan sekedar cerminan moral, tapi juga bagaimana mengolah estetika dalam kehidupan.

Seperti Uang...
Uang memang penting... tapi bukan hanya &quot;fisik&quot; uangnya yang penting. Ada yang lebih penting yaitu &quot;nilainya&quot; bukan secara fisik (angka)

Dalam agama sering hanya mubeng-mubeng, ngalor ngidul hanya mempersoalkan syariat badan (hukum untuk melaksanakan ritual dan tata cara ibadah/hidup) tapi lupa esensinya, Ini yang membuat nilai pluralisme persona tidak mencapai keseimbangan.


Ketelanjangan bukan kenistaan.
sekali lagi:
“The world is what you make up in your mind.
Your internal design is what your external experience.”
Tergantung dari kita bagaimana mempersepsikan.

Selama manusia mengurung jiwanya dalam raga, maka kepentingan ragalah yang maju ke depan.
Biarkan jiwa yang memiliki raga bukan raga yang memiliki jiwa,

Jiwa berupa ruh, rasa, semangat, cinta  adalah satu yang sama dengan yang lain, bahkan dengan Tuhan.
Tapi raga adalah nilai terendah dalam kehidupan, nilai kasar dan mentah.

&quot;saat orang melempari kamu dengan batu, dan batu itu jadi bunga...
ketika orang melukai kamu,yang terluka hanyalah kesadaran rendah ketika orang membunuh kamu...yang terbunuh hanyalah hewan dalam diri kamu, Ketika orang memenggal kepalamu, yang terpenggal adalag egomu...&quot; (Jallaludin Rumi yang mabuk dalam kasih Allah)

&quot;Raga tidak abadi, tidak perlu disembunyikan kalau itu tidak indah, tidak perlu dipamerkan kalaupun itu indah&quot;.
- &quot;the power of forgiveness&quot;

Ucapan syukur tidak perlu lantang diucapkan, cukup jiwa dalam hati (jantung) kita yang merasakan dan memaknainya.

Be positive</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Wawan,</p>
<p>Hiiiiiii&#8230;&#8230;.,<br />
Badan memakai baju, karena malu kalau terlihat dirinya telanjang ?  Ini bukan sekedar cerminan moral, tapi juga bagaimana mengolah estetika dalam kehidupan.</p>
<p>Seperti Uang&#8230;<br />
Uang memang penting&#8230; tapi bukan hanya &#8220;fisik&#8221; uangnya yang penting. Ada yang lebih penting yaitu &#8220;nilainya&#8221; bukan secara fisik (angka)</p>
<p>Dalam agama sering hanya mubeng-mubeng, ngalor ngidul hanya mempersoalkan syariat badan (hukum untuk melaksanakan ritual dan tata cara ibadah/hidup) tapi lupa esensinya, Ini yang membuat nilai pluralisme persona tidak mencapai keseimbangan.</p>
<p>Ketelanjangan bukan kenistaan.<br />
sekali lagi:<br />
“The world is what you make up in your mind.<br />
Your internal design is what your external experience.”<br />
Tergantung dari kita bagaimana mempersepsikan.</p>
<p>Selama manusia mengurung jiwanya dalam raga, maka kepentingan ragalah yang maju ke depan.<br />
Biarkan jiwa yang memiliki raga bukan raga yang memiliki jiwa,</p>
<p>Jiwa berupa ruh, rasa, semangat, cinta  adalah satu yang sama dengan yang lain, bahkan dengan Tuhan.<br />
Tapi raga adalah nilai terendah dalam kehidupan, nilai kasar dan mentah.</p>
<p>&#8220;saat orang melempari kamu dengan batu, dan batu itu jadi bunga&#8230;<br />
ketika orang melukai kamu,yang terluka hanyalah kesadaran rendah ketika orang membunuh kamu&#8230;yang terbunuh hanyalah hewan dalam diri kamu, Ketika orang memenggal kepalamu, yang terpenggal adalag egomu&#8230;&#8221; (Jallaludin Rumi yang mabuk dalam kasih Allah)</p>
<p>&#8220;Raga tidak abadi, tidak perlu disembunyikan kalau itu tidak indah, tidak perlu dipamerkan kalaupun itu indah&#8221;.<br />
- &#8220;the power of forgiveness&#8221;</p>
<p>Ucapan syukur tidak perlu lantang diucapkan, cukup jiwa dalam hati (jantung) kita yang merasakan dan memaknainya.</p>
<p>Be positive</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PENDIDIKAN PLURALIS DAN ISLAM oleh wawankardiyanto</title>
		<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com/2009/10/24/pendidikan-pluralis-dan-islam/#comment-297</link>
		<dc:creator>wawankardiyanto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 09:50:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wawankardiyanto.wordpress.com/?p=196#comment-297</guid>
		<description>dear sahabat,

Agama itu jiwa. Jiwa itu ruh dan badan, atau badan yang memakai baju. begitu indah dan bahagia kalau kita melihat seseorang manusia yang berbaju indah dan suci. Dan pastilah kita akan jijik bila melihat ada manusia yang telanjang bulat jalan2 di jalanan. hhiiiiiiiiiiiiiiiii............... kalau tidak paham2 yo wis jadilah manusia yang jalan2 dengan telanjang bulat di jalanan. hehehe........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dear sahabat,</p>
<p>Agama itu jiwa. Jiwa itu ruh dan badan, atau badan yang memakai baju. begitu indah dan bahagia kalau kita melihat seseorang manusia yang berbaju indah dan suci. Dan pastilah kita akan jijik bila melihat ada manusia yang telanjang bulat jalan2 di jalanan. hhiiiiiiiiiiiiiiiii&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; kalau tidak paham2 yo wis jadilah manusia yang jalan2 dengan telanjang bulat di jalanan. hehehe&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PERBANDINGAN BIBEL DAN QUR&#8217;AN menurut NON MUSLIM oleh film kiamat 2012</title>
		<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com/2009/06/20/perbandingan-bibel-dan-quran-menurut-non-muslim/#comment-296</link>
		<dc:creator>film kiamat 2012</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 14:35:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wawankardiyanto.wordpress.com/?p=136#comment-296</guid>
		<description>Kiamat udah mau tiba... bertobatlah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kiamat udah mau tiba&#8230; bertobatlah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PENDIDIKAN PLURALIS DAN ISLAM oleh Sahabat</title>
		<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com/2009/10/24/pendidikan-pluralis-dan-islam/#comment-295</link>
		<dc:creator>Sahabat</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 03:09:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wawankardiyanto.wordpress.com/?p=196#comment-295</guid>
		<description>Dear Wawan,

Ada seorang sahabat saya mengatakan :

“The world is what you make up in your mind.
Your internal design is what your external experience.”

Trus di Koran Tempo hari ini (26-10-2009)
Hal C3,
judul artikel:
“Membedah Dua Alam Dalam Diri”
…
,jika seseorang terjebak di antara dua keinginan secara sadar dengan keyakinan yang berbeda di bawah sadar, orang itu biasanya mengalami konflik yang terlihat nyata dalam berbagai hal
…

Kita sepakat dulu dalam pemahaman :
“APAPUN AGAMANYA, TUJUANNYA PASTI KEBAHAGIAAN”

Berarti, selama ini “AHLI AGAMA” belum membuat atau membangun kembali persepsi “KEBAHAGIAAN”, seperti pada saat AGAMA itu lahir.

Kebetulan Gereja Katolik Roma memiliki “kaisar” yang sangat disegani, yang disucikan dan dimuliakan yang mempunyai otoritas untuk putusan kebijaksanaan untuk internal maupun eksternal.

Eksklusivitas “pemeluk agama” dalam berjaket/berbaju akibat dari bagaimana persepsi internalnya.

Yang perlu dikoreksi adalah (perilaku) :
Tafsir terhadap buku suci hanya pemahaman sebatas raga, sehingga yang terpenting dalam melakukan syariat adalah perilaku badan, karena internalnya tidak pernah diasah. Pemahaman ibadah adalah ibadah badan tanpa jiwa. Lantunan ayat-ayat suci yang syahdu hanya untuk konsumsi telinga, namun jiwa tidak pernah merasa.

Pada saat kita menyadari akan sentuhan pada jiwa, di situlah kita menyadari makna Plural dan kehidupan. Jangankan &quot;agama&quot; pribadi saja sangat plural, kurang lebih 5 milyard jiwa dimuka bumi tidak ada yang sama.

be positive</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Wawan,</p>
<p>Ada seorang sahabat saya mengatakan :</p>
<p>“The world is what you make up in your mind.<br />
Your internal design is what your external experience.”</p>
<p>Trus di Koran Tempo hari ini (26-10-2009)<br />
Hal C3,<br />
judul artikel:<br />
“Membedah Dua Alam Dalam Diri”<br />
…<br />
,jika seseorang terjebak di antara dua keinginan secara sadar dengan keyakinan yang berbeda di bawah sadar, orang itu biasanya mengalami konflik yang terlihat nyata dalam berbagai hal<br />
…</p>
<p>Kita sepakat dulu dalam pemahaman :<br />
“APAPUN AGAMANYA, TUJUANNYA PASTI KEBAHAGIAAN”</p>
<p>Berarti, selama ini “AHLI AGAMA” belum membuat atau membangun kembali persepsi “KEBAHAGIAAN”, seperti pada saat AGAMA itu lahir.</p>
<p>Kebetulan Gereja Katolik Roma memiliki “kaisar” yang sangat disegani, yang disucikan dan dimuliakan yang mempunyai otoritas untuk putusan kebijaksanaan untuk internal maupun eksternal.</p>
<p>Eksklusivitas “pemeluk agama” dalam berjaket/berbaju akibat dari bagaimana persepsi internalnya.</p>
<p>Yang perlu dikoreksi adalah (perilaku) :<br />
Tafsir terhadap buku suci hanya pemahaman sebatas raga, sehingga yang terpenting dalam melakukan syariat adalah perilaku badan, karena internalnya tidak pernah diasah. Pemahaman ibadah adalah ibadah badan tanpa jiwa. Lantunan ayat-ayat suci yang syahdu hanya untuk konsumsi telinga, namun jiwa tidak pernah merasa.</p>
<p>Pada saat kita menyadari akan sentuhan pada jiwa, di situlah kita menyadari makna Plural dan kehidupan. Jangankan &#8220;agama&#8221; pribadi saja sangat plural, kurang lebih 5 milyard jiwa dimuka bumi tidak ada yang sama.</p>
<p>be positive</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di BUSYEEET&#8230;!! 32 Planet Baru ditemukan.. oleh Sahabat</title>
		<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com/2009/10/20/busyeeet-32-planet-baru-ditemukan/#comment-293</link>
		<dc:creator>Sahabat</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 01:26:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wawankardiyanto.wordpress.com/?p=192#comment-293</guid>
		<description>Dear Wawan,

kutipan aja kok....
Dari : http://gajitz.com/rewriting-science-is-the-universe-actually-a-multiverse/

(mungkin dibuka aja biar lebih afdoll.......)

Rewriting Science: Is the Universe Actually a Multiverse?

multiple galaxies

We’ve come to call the larger field that we live in the Universe. The Universe, of course, includes everything: our solar system, our galaxy, all of the other millions of galaxies out there, all of the things we know, all of the things we don’t know – everything. But Universe implies that there is only one, and that all of that matter and information is contained in a single area, even if that area is infinite.

But now, thanks to advanced cosmological technology, we may be on the verge of changing the way we see life, the universe, and everything. According to theoretical physicist Michio Kaku, we may be edging nearer and nearer to a new Copernican revolution – one that will push us to see our Universe as a Multiverse. Kaku explains in the above video.

multiverse map

Soon, we’ll have a new tool to see more information about space than ever before: the Laser Interferometer Space Antenna, or L.I.S.A, which is a joint NASA-ESA venture. It’s this tool that Kaku and other physicists are hoping will shed more light on the nature of the Universe and tell us whether we actually share infinite space with other “soap bubbles.” L.I.S.A is expected to launch in 2011.




Be Positive</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Wawan,</p>
<p>kutipan aja kok&#8230;.<br />
Dari : <a href="http://gajitz.com/rewriting-science-is-the-universe-actually-a-multiverse/" rel="nofollow">http://gajitz.com/rewriting-science-is-the-universe-actually-a-multiverse/</a></p>
<p>(mungkin dibuka aja biar lebih afdoll&#8230;&#8230;.)</p>
<p>Rewriting Science: Is the Universe Actually a Multiverse?</p>
<p>multiple galaxies</p>
<p>We’ve come to call the larger field that we live in the Universe. The Universe, of course, includes everything: our solar system, our galaxy, all of the other millions of galaxies out there, all of the things we know, all of the things we don’t know – everything. But Universe implies that there is only one, and that all of that matter and information is contained in a single area, even if that area is infinite.</p>
<p>But now, thanks to advanced cosmological technology, we may be on the verge of changing the way we see life, the universe, and everything. According to theoretical physicist Michio Kaku, we may be edging nearer and nearer to a new Copernican revolution – one that will push us to see our Universe as a Multiverse. Kaku explains in the above video.</p>
<p>multiverse map</p>
<p>Soon, we’ll have a new tool to see more information about space than ever before: the Laser Interferometer Space Antenna, or L.I.S.A, which is a joint NASA-ESA venture. It’s this tool that Kaku and other physicists are hoping will shed more light on the nature of the Universe and tell us whether we actually share infinite space with other “soap bubbles.” L.I.S.A is expected to launch in 2011.</p>
<p>Be Positive</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MANUSIA MAKHLUK SEMPURNA oleh Sahabat</title>
		<link>http://wawankardiyanto.wordpress.com/2009/10/07/manusia-dan-alam-semesta-2/#comment-292</link>
		<dc:creator>Sahabat</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 01:18:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wawankardiyanto.wordpress.com/?p=166#comment-292</guid>
		<description>Dear Wawan....


Hua... ha... ha....

Alhamdulilluah....!


My mind focus,
is.....
Be Positive.


Thank you Wawan....
Now,
I&#039;m entering Theta Zone (stage) for healing methods, 
saya udah mencoba buat diriku sendiri (keluarga) dan beberapa sahabat.

Be Positive</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Wawan&#8230;.</p>
<p>Hua&#8230; ha&#8230; ha&#8230;.</p>
<p>Alhamdulilluah&#8230;.!</p>
<p>My mind focus,<br />
is&#8230;..<br />
Be Positive.</p>
<p>Thank you Wawan&#8230;.<br />
Now,<br />
I&#8217;m entering Theta Zone (stage) for healing methods,<br />
saya udah mencoba buat diriku sendiri (keluarga) dan beberapa sahabat.</p>
<p>Be Positive</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
