Ramalan Nabi Muhammad S.A.W. di kitab suci Hindu

Februari 1, 2010 wawankardiyanto 5 komentar

Benarkah Ramalan Nabi Muhammad S.A.W. Nabi Hindu?? ataukah Awatara?

Jika anda melakukan “search” di google dengan mengetikkan kata “muhammad dalam weda” maka anda akan menemukan beberapa tulisan yang menyatakan bahwa Muhammad SAW adalah Kalky awatara ataupun Nabi-nya orang Hindu. Saya pun meninggalkan beberapa komentar disana (Divka HD.)

Kalky awatara adalah sebuah Penjelmaan / Inkarnasi Tuhan kedalam wujud tertentu demi menegakkan Kebenaran yang telah dijajah oleh ke-tidak benaran (kejahatan), untk menylamatkan umat manusia, yang dipercaya oleh umat Hindu yang akan muncul suatu Hari Nanti.

Berita dibawah ini saya kutip dari dari sekian banyaknya situs/blog yg mempublikasikan berita sebuah penelitian seorang Dr. Zakir Naik, yg menemukan kaitan antara “Kalky Awatara” (didalam weda), dengan sosok nabi Muhammad SAW. (Nabi Islam).

Nabi Muhammad adalah nabi umat Hindu? Kalimat itu pasti mengejutkan bagi kebanyakan umat Islam maupun umat Hindu, bahkan mungkin bagi umat di luar kedua agama itu. Betapa tidak, syariat dari dua agama itu sangat jauh berbeda. Mungkinkah nabi Muhammad adalah nabi dari kedua agama itu?

Jika dikatakan bahwa nabi Muhammad adalah juga nabi dari umat Yahudi & umat Kristen, mungkin banyak dari kalangan umat Islam akan setuju, mengingat dalam Al-Qur’an memang terdapat ayat2x yg menyatakan kalau kedatangan nabi Muhammad sebenarnya sudah diberitakan dalam kitab2x suci pendahulunya, seperti Taurat & Injil. Lima kitab awal dari kitab Perjanjian Lama Kristen adalah apa yg oleh umat Yahudi diakui sebagai Torah/Taurat/Pentatouch, yaitu kitab2x Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan. Sedangkan 4 kitab awal dari kitab Perjanjian Baru Kristen diakui oleh umat Kristen sebagai kitab Injil, yaitu kitab2x Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes.

Sekalipun umat Islam menyatakan bahwa Taurat & Injil yg diturunkan pada nabi Musa & nabi Isa adalah bukan yg diakui oleh umat Yahudi & Kristen sekarang, atau setidaknya sudah berubah/diubah dari aslinya, banyak para pakar ilmu Kristologi yg menyatakan kalau dalam Taurat & Injil yg diakui umat Yahudi & Kristen sekarang inipun masih terdapat sisa2x ramalan kedatangan nabi Muhammad (sebenarnya sangat menarik untuk menampilkan argumentasi pembuktiannya, tapi hal itu bukan topik utama dari tulisan ini).

Jika umat Islam mempercayai ramalan kedatangan nabi Muhammad dalam kitab Taurat & Injil, bagaimana dg kitab suci umat Hindu? Mungkinkah nabi Muhammad adalah seorang nabi yang kedatangannya sudah diramalkan oleh kitab suci umat Hindu? itulah yang akan kita bahas di sini.

Read more…

Worldview Islam sebagai Framework Filsafat Islam Hakekat, Idealisme dan Realitas

Januari 11, 2010 wawankardiyanto 1 comment

Worldview Islam

sebagai Framework Filsafat Islam

Hakekat, Idealisme dan Realitas

diracik oleh: wawan k

Pendahuluan

Islam adalah nama agama yang lahir dari sebab turunnya wahyu ilahi kepada Nabi Muhammad saw, yang kemudian difahami dan disebarkan oleh akal dan intuisi manusia. Islam kemudian berkembang menjadi sebuah peradaban baru dengan struktur konseptualnya yang kokoh dan universal. Perkembangan Islam keluar dari jazirah Arab merentasi berbagai suku bangsa di dunia dengan tanpa mengalami perubahan pada prinsip-prinsip dasarnya adalah diantara bukti bahwa Islam adalah agama untuk seluruh ummat manusia.

Prinsip-prinsip dasar Islam yang telah turun sempurna itulah sebenarnya yang menjadi titik tolak perkembangan peradaban Islam dikemudian hari. Artinya Islam yang turun membekali manusia seperangkat ritus peribadatan untuk beribadah kepadanya dan pada saat yang sama juga mengajarkan pandangan-pandangan (view) fundamental tentang Tuhan, kehidupan, manusia, alam semesta, iman, ilmu, amal, akhlak dan lain sebagainya. Dengan bekal seperti itu Islam kemudian merupakan agama (din) dan sekaligus peradaban (madaniyyah) yang memiliki bangunan konsep (conceptual structure) yang disebut pandangan hidup (worldview).

Pandangan hidup (worldview) memiliki peran sebagai cara pandang terhadap segala sesuatu dan secara epistemologis dapat berfungsi sebagai framework dalam mengkaji segala sesuatu. Dalam kaitannya dengan poin yang terakhir, makalah ini akan mengupas pandangan hidup Islam (worldview Islam) sebagai sebuah konsep dan framework Filsafat Islam. Hal ini penting dilakukan sebab Filsafat Islam telah dipahami dengan menggunakan pandangan hidup dan framework Barat seperti yang telah dilakukan oleh orientalis [1] ataupun Islamolog-Islamolog yang memiliki cara pandang sendiri terhadap Islam.

Sebelumnya perlu digaris bawahi bahwa makna filsafat Islam kini –menurut Hamid Fahmi Zakarsyi[2], tidak dapat lagi difahami sebagai filsafat Muslim peripatetik yang mengadopsi aliran Aristotelian-neo-platoisme. Sebab istilah filsafat itu sendiri dari sejak zaman kuno, pertengahan dan modern telah mengalami perubahan makna dari konsepsi rasionalis, kritis dan akhirnya konsepsi positifis. Kini filsafat dalam Islam dapat difahami dari konsep-konsep dalam pandangan hidup Islam yang diproyeksikan oleh al-Qur’an. Konsep-konsep semisal dalam al-Qur’an tentang alam semesta, manusia, penciptaan, ilmu, etika, kebahagiaan dsb. adalah konsep-konsep asas bagi spekulasi filosofis dalam memahami realitas dan kebenaran. Oleh sebab itu terma yang sesuai dengan itu adalah hikmah.[3] Jika konsep-konsep asasi dalam filsafat Islam berasal dari al-Qur’an maka asal usul filsafat harus ditelusuri dari dalam pandangan hidup Islam. Dan oleh sebab itu kajian filsafat Islam memiliki frameworknya sendiri. Namun, karena filsafat Islam tidak dikaji dari pandangan hidup Islam, maka framework yang dihasilkan tidak sejalan dengan makna filsafat Islam sendiri. Dalam sebuah buku filsafat Islam Henry Corbin menyatakan:

“Filsafat Arab adalah dimulai dari al-Kindi, [orang bisa saja menambahkan : melalui penterjemahan karya-karya Yunani] mencapai puncaknya dengan al-Farabi dan Ibn Sina, mengalami serangan yang mengejutkan dari kritik al-Ghazzali dan melakukan upaya heroik untuk bangkit kembali lagi dengan [lahirnya] Ibn Rushd.” [4]

Framework seperti ini sangat umum dikalangan para orientalis dan banyak diikuti oleh cendekiawan Muslim dan menjadi kurikulum di perguruan tinggi Islam. [5] Dalam buku-buku pedoman Kurikulum Perguruan Tinggi Islam Indonesai pengkajian filsafat berangkat dari asumsi bahwa filsafat Islam adalah filsafat peripatetik dan filosof Muslim pertama adalah al-Kindi. Framework ini jelas mereduksi filsafat Islam hanya sebatas filsafat Muslim Aristotelianisme.

Read more…

Najib Razak Anggap Gus Dur Punya Pikiran Lebih Maju dari Masanya

Januari 4, 2010 wawankardiyanto 1 comment

Najib Razak Anggap Gus Dur Punya Pikiran Lebih Maju dari Masanya

Jum’at, 01 Januari 2010 | 11:07 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur – Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak menghaturkan rasa belasungkawa ke keluarga mendiang mantan Presiden Ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan bangsa Indonesia. Najib menilai Gus Dur memiliki pikiran yang lebih maju dibanding masanya.

Gus Dur meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada Rabu (30/12) pukul 18.45. Almarhum wafat karena komplikasi penyakit diabetes, ginjal, dan stroke.

“Pengaruh Gus Dur dalam membangun Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata. Sebagai negarawan dan ilmuwan, ia berjuang membawa perubahan dan reformasi yang mencerminkan nilai-nilai Islami,” ujar Najib dalam blognya seperti dikutip The Star, Jumat (1/1).

“Dia adalah orang dengan pikiran yang lebih maju dari masanya. Dia juga sangat yakin akan pentingnya toleransi dan persatuan serta perlindungan terhadap kaum lemah termasuk kaum minoritas,” tambah Najib.

Dalam pemakaman Gus Dur di Jombang, Jawa Timur, kemarin, Malaysia mengirimkan utusannya, Jamil Khir.

sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/asia/2010/01/01/brk,20100101-216724,id.html

Amien: Buku “Gurita Cikeas” Gunakan Data Sekunder

Amien: Buku “Gurita Cikeas” Gunakan Data Sekunder
Senin, 28 Desember 2009 | 06:28 WIB

Laporan wartawan KOMPAS.com Hindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Tokoh senior Muhammadiyah, Amien Rais, mengaku telah melahap habis buku Membongkar Gurita Cikeas dalam hitungan jam. Lantas, bagaimana pendapatnya setelah membaca habis buku karya George Aditjondro tersebut?

“Saya mendapat info yang masih sepihak. Buku ini merupakan gabungan dari berbagai sumber sekunder, seperti internet, jurnal, dan koran. Data-data ini kemudian digabung-gabungkan. Tidak ada hasil penelitian sendiri,” ujar Amien, Minggu (27/12/2009) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Ditambahkannya, dalam pemahaman akademis, memang kekuatan data sekunder tidak terlalu berbobot. Namun, lanjut Amien, tentu data-data sekunder yang digunakan George tetap mengacu pada realitas yang ada.

Sementara itu, mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault mengaku belum membaca buku tersebut. Namun, Adhyaksa meminta siapa pun jangan melakukan tindakan asal tuduh.

Tuduhan ini, bersama tuduhan lainnya, membuat pemerintah tidak fokus dalam menjalankan program kerja 100 hari. “Maka itu, saya menyarankan agar kasus Century dapat segera dituntaskan sehingga pemerintah dapat fokus menjalankan perannya,” ujar Adhyaksa.

sumber: http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/12/28/06283412/Amien.Buku.Gurita.Cikeas.Gunakan.Data.Sekunder

PERBANDINGAN PEMIKIRAN POLITIK IBNU TAIMIYAH DAN IMMANUEL KANT

Desember 17, 2009 wawankardiyanto 2 komentar

“Tuhan membantu negara yang adil meskipun kafir,

dan tidak membantu negara yang zalim meskipun beriman.”

Ibnu Taimiyah

-         “Segala tindakan yang menyangkut hak orang-orang lain

yang tujuannya tak sesuai dengan kepublikan adalah tak adil.”

Immanuel Kant

======================

Membicarakan tentang pemikiran politik Islam dan Barat seperti membicarakan kakak-beradik yang telah lama terpisah jauh. Pada awalnya mereka berasal dari rahim yang sama, kemudian berkembang dalam lingkungan dan tradisi yang berbeda, dan berakhir dengan perjumpaan yang hangat dan saling merindukan.

Kedua budaya ini – Islam dan Barat – sama-sama mempunyai ide-ide tertentu, yang kadang-kadang dikemukakan dalam bahasa yang sungguh serupa, lantaran warisan yang sama dari monoteisme Ibrahimi dan filsafat Yunani. Tetapi, keduanya diekspresikan dalam konteks sosial dan intelektual yang sama sekali berbeda, dan dengan makna yang sangat berbeda. Islam sama sekali tidak mengenal tradisi politik Romawi, sementara Eropa sama sekali tidak mengenal tradisi politik Indo-Iran. 1

Dunia Islam melahirkan banyak pemikiran yang orisinal dan tajam. Sejarah pemikiran politik Islam memperlihatkan kepada kita sebuah tradisi intelektual yang unik. Apa yang kita saksikan adalah hubungan antara agama dan politik. Islam muncul sebagai sebuah agama yang bertekad untuk menundukkan dan mengubah dunia.

Di sisi lain, dunia Barat selalu mengagung-agungkan rasionalitas dan akal. Pemikiran politik Barat praktis mendominasi semenjak keruntuhan kekuatan gereja Katholik dengan sebuah endorsement perjanjian Westphalia 1648 yang meletakkan kekuatan negara-bangsa sebagai sandaran loyalitas utama suatu masyarakat. Sejarah membawa Barat menuju sekularisasi besar-besaran; secara gradual agama kemudian melangkah menjauh dari ranah politik.

Kini dalam paper ini, pemikiran politik dari kedua dunia kembali berjumpa dalam sebuah dialog pemikiran politik. Ibnu Taimiyah (1263-1328) menjelaskan dengan sangat gamblang ide-ide tertentu yang mungkin secara logis dianggap sebagai inti pemikiran politik Islam. Dialah adalah satu-satunya teoritisi politik dari wilayah bulan sabit untuk waktu yang sangat lama.2

Read more…

AGAMA MANA yang BENAR…?

Desember 12, 2009 wawankardiyanto 18 komentar

AGAMA MANA yang BENAR…?

CUPLIKAN BUKU Dialog Cinta Allah, Antara Sahabat Beda Agama

Tanya Melati:

Oh ya, Allah tidak butuh agama, mas, kalau Tuhan butuh agama; nabi Abraham, Musa dll sebelum Yesus trus masuk kemana? Tidak disebutkan dalam Taurat, Injil, ataupun Alquran Abraham, Musa, dan semua nabi sebelum Yesus, bahwa mereka punya nama agama. TIDAK ADA!!! Abraham masuk Surga karena dia percaya Allah sehingga dia disebut sebagai bapa bagi orang percaya. Kristen/Katolik ada setelah adanya Kristus Yesus, Islam ada karena adanya nabi Muhammad. Apakah Allah

akan menunjukkan AGAMA MANA yang BENAR pada akhir jaman nanti? Ini yang harus dipertanyakan. Sejak dunia dan segala isinya serta manusia dijadikan sampai

sekarang belum mencapai akhir jaman lho mas, dan diingat belum ada agama pada waktu Adam diciptakan, agama sudah dipeta-petakan setelah Kristus ada dan nabi Muhammad ada. Bagi kami, Agama Kristen ataupun Katolik sama sekali tidak memberikan keselamatan, TETAPI KRISTUS YESUS-lah SATU2nya JALAN yang memberikan keselamatan kekal!!!

Read more…

Pansus: Ada Bukti Rekaman Sri Mulyani-Robert Tantular

Desember 11, 2009 wawankardiyanto 2 komentar
Jum’at, 11 Desember 2009 – 14:00 wib

text TEXT SIZE :  
// Share
Insaf Albert Tarigan – Okezone

Sri Mulyani (Foto: Koran SI)
JAKARTA – Salah satu bukti terkait kasus Bank Century diungkapkan oleh anggota Pansus Angket Century, Bambang Soesatyo. Bukti itu berupa rekaman pembicaraan antara Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Dirut Bank Century Robert Tantular.

Bambang merujuk kepada transkrip rekaman rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada 21, 22, 23, dan 24 November 2008.

Bambang menjelaskan, saat ini dirinya beserta Tim Sembilan yang merupakan inisiator hak angket telah memegang transkrip dan rekaman rapat KSSK itu.

“Kuat dugaan ada rekayasa Century sebagai bank berdampak sistemik jika tidak ditalangi,” tuturnya.

Dia mencontohkan pembicaraan antara Sri Mulyani dan Robert Tantular pada 21 November 2008.

“Sri Mulyani mengatakan, Robert rapatnya tertutup,” ujarnya meniru ucapan Sri Mulyani kala itu.

Mendengar hal ini, lanjutnya, Robert Tantular menjawab silakan rapat tertutup. “Tapi kesimpulan kita pakai saja ada krisis global,” ujar Bambang Soesatyo mengutip ucapan Robert.

Rencananya rekaman ini akan diperdengarkan saat Sri Mulyani dipanggil pansus.

Ternyata tak hanya suara Sri Mulyani dan Robert dalam rekaman rapat itu. Ada pula suara Deputi Gubernur Senior BI kala itu, Miranda Swaray Goeltom.(lsi)(mbs)

HIDUP DI DUNIA ADALAH SEBUAH PERMAINAN DAN LAHAN UJIAN MANUSIA

Desember 5, 2009 wawankardiyanto 16 komentar

HIDUP DI DUNIA ADALAH SEBUAH PERMAINAN DAN LAHAN UJIAN MANUSIA

Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: “Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia”. Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Qur’an. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka. (QS. 17:60)

Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: “Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku”. Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui. (QS.39:49)

Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu. (QS. 47:36)

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. 57:20)

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS.49:13)

Read more…

URIP KUWI MUNG MAMPIR NGOMBE..

Desember 3, 2009 wawankardiyanto 2 komentar

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun. (QS. 70:4)

Ayat ini menyatakan kecepatan malaikat naik menghadap Allah adalah 1: 50.000 tahun bila dibandingkan manusia. Artinya ayat ini jg bisa berarti usia malaikat-pun perbandingannya dengan manusia adalah 1: 50.000th.

dengan demikian ayat itu menyatakan bahwa apabila usia bumi kita saat ini adalah 5 milyar tahun maka bagi malaikat, bumi baru berusia 100.000 hari atau 274 tahun. Atau, alam semesta yg telah berumur 12 milyar tahun itu-pun bagi malaikat masih baru berusia 240.000 hari atau 657 tahun.

Singkat kata perumpamaan jawa “urip kuwi mung mampir ngombe” (hidup manusia itu singkatnya seperti minum seteguk air) adalah benar adanya.

Subhanallah….

MIMPI SBY JATUH DARI PUCUK POHON

November 30, 2009 wawankardiyanto 5 komentar

Tadi malam sy kog mimpi agak aneh… mimpinya  gini:

Waktu itu aku lg jalan di depan pekarang. sambil liat2 pepohonan, ketika nengok ke kebun belakang, dari kejauhan saya lihat di puncuk sebuah pohon ada SBY sedang duduk spt orang nongkrong sambil melihat2 suasana di bawahnya.

ANEH, aku liat SBY duduk dipucuk pohon ada apa ya? blom lama memperhatikan SBY di pucuk pohon itu, tiba2 spt ada angin yg membuat pucuk pohon yg sedang diduduki SBY meliuk ke belakang. SBY terkejut dan coba menyeimbangkan dirinya ke depan agar pohon kembali seimbang. Tapi kemudian datang lg angin yg besar, SBY jatuh tapi sempat bergelantungan sebentar, tapi terus terjatuh. trus aku terbangun dr tidurku. lalu kutulis mimpiku. pada wktu itu sptnya sudah jam 2-an malam.

gambar di depan adalah baliho SBY jatuh.

Baliho raksasa dengan gambar SBY di depan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta tumbang menimpa pos polisi Bundaran Hotel Indonesia dan pagar Kedutaan Besar Inggris, Kamis sore (27/8). Baliho raksasa ini tumbang akibat tertiup angin kencang. (*Loren Eknatius)

sumber: http://matanews.com/2009/08/27/baliho-sby-jatuh/